Monday, March 21, 2011

Short Story: Nikolav (Indonesian Language Version)

Writer: B.S. Curiosa

Story Genre: Action Drama

Format: Short Story and Screen Play

Story Title: "Nikolav"


Dinginnya danau Tiberia hingga seluruh airnya membeku dan pekatnya kabut salju yang turun, tidak menghalangi semangat kekejaman para tentara Nazi Jerman untuk menggiring para prajurit Soviet yang telah menjadi pecundang itu ke kamp konsentrasi.

“Hey Kamu! Orang Utara bodoh! Apa yang kau lihat?! Kau tidak lebih pantas dari sekumpulan ras anjing di mata kami ras Arya! Kau tidak pantas menatap kami yang derajatnya lebih tinggi dari kaum mu!” Prajurit Nazi itu berseru kepada seorang Soviet yang menatapnya dengan kebencian. Si Nazi itu mengangkat pistolnya dan “Dorr!” melesatlah sebuah peluru baja menembus kepala Soviet malang itu, ia mati seketika dengan kebencian yang tak tersampaikan.

Nikolav, nama seorang teman seperjuanganya yang tidak terima dengan kematian naas penuh penghinaan itu. Nikolav yang bertubuh besar itu memang dikenal kawan-kawannya sebagai prajurit yang sangat cinta bangsanya, pemberani, dan sangat peduli dengan negaranya. “ Kau Nazi tidak lebih dari sekumpulan serigala tak bermartabat, tak berakal, yang selalu haus akan harta! “ Nikolav berteriak dengan lantang dan mendorong prajurit Nazi itu hingga terjerembab ke tanah yang membeku itu. “Bangsa kami telah memberikan sebagian harta dan kekayaan alam kami sebagai tanda persahabatan untuk kalian, Jerman! Tapi apa balasannya?! Inikah balasan kalian terhadap Ibu Russia yang baik hati ini?!” Nikolav berteriak sambil merebut pistol prajurit itu dan menembak beberapa prajurit Nazi yang kaget dengan perbuatannya itu. Ia melanjutkanya dengan mementalkan timah panas itu ke pasung-pasung yang mengikat lengannya dan kawanan sebangsanya, agar mereka bebas untuk membalas para Nazi itu. Nikolav dan kawan-kawannya menembak dan menghajar kawanan Nazi yang ada di sekitarnya. “Ganyang Nazi hingga rata dengan salju Russia!” Seru Nikolav. Perebutan senjata dan baku tembak terus berlangsung beberapa saat, untuk sementara keadaan berbalik memihak para prajurit Soviet itu dikarenakan ketidak siapan para prajurit Nazi itu dan perebutan senjata yang telah berhasil dilakukan Nikolav dan kawanannya.

Sayangnya kemenangan kawanan itu hanya berlangsung sebentar karena kemunculan beberapa Artileri Nazi dengan senjata otomatisnya. Sebagian Soviet itu mati menyedihkan, sebagian lagi kembali mendapatkan pasung di tangannya. “Kamu besar! Apakah kamu yang memulai semua ini?! Jawab!!” Seru seorang komandan Nazi kepada Nikolav, dan ia menjawab “ Bukan saya, tapi Ibu Russia yang memulainya! “. Komandan itu menusukan machete berukuran sedangnya di perut Nikolav sambil berkata lantang, “ Binatang pemimpi!! Arya adalah bangsa Tuhan! Kami ditakdirkan menguasai dunia karena kami yang menciptakannya!”. Bersamaan dengan tersungkurnya tubuh Nikolav ke tanah, darah mengucur segar dari perutnya, ia yang cinta tanah airnya itu sekarat.

Tiba-tiba salju di sekitar mereka longsor dan mengubur sebagian besar peralatan berat para Nazi itu. Di kejauhan terlihatlah pasukan bantuan Russia lengkap dengan persenjataanya siap menyerang dan menghadang para Nazi itu. Mereka tahu mereka pasti menang karena bumi Russia tak pernah berpaling pada putra putrinya.

Dan Nikolav pun tersenyum di ambang kematiannya karena Russia telah menjawab permintaanya.


---------------------------------------------fin---------------------------------------------------

- written by B.S. Curiosa March 21, 2011 -


Notes: This is the Indonesian Version of my Short Story "Nikolav". i will post the English Version A.S.A.P. , believe it or not its inspired by a True Event....

No comments:

Post a Comment